PPP : Kritik Jokowi Ibarat Surat Peringatan Kedua Bagi Menteri

Rabu 5 Agustus 2020

  • BAGIKAN

Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi (Foto : Istimewa)

PPP - Anggota DPR RI Fraksi PPP Achmad Baidowi menanggapi kritik Presiden Joko Widodo terhadap menterinya terkait penanganan covid-19.

Menurut Sekretaris Fraksi PPP ini, para pembantu Presiden harus bisa bekerja lebih optimal, terutama dalam penyerapan anggaran penanganan covid-19.

"Itu warning dari Presiden Jokowi dan boleh dibilang SP (surat peringatan) kedua setelah SP1," kata pria yang biasa disapa Awiek, rabu (5/8/2020).

Menurutnya, kinerja para menteri dapat dilihat dari berbagai aspek. Di antaranya penyerapan anggaran untuk menjalankan program pemerintah.

"Serapan anggaran yang rendah itu menjadi salah satu tolak ukur penilaian," ungkap dia.

Namun, dia enggan berspekulasi kritik yang disampaikan Jokowi berujung pada reshuffle kabinet. Sebab, hal itu merupakan hak prerogatif presiden.

"Tapi apakah berujung pada sanksi semisal reshuflle? Itu nanti tergantung presiden," sebut dia.

Dia meminta para menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) memperbaiki kinerjanya. Kritik yang disampaikan Jokowi harus menjadi pemicu agar bekerja lebih baik, terutama dalam menangani wabah virus korona.

"Marahnya Pak Jokowi harus jadi warning bagi para menteri terkait," ujar dia.

Jokowi kembali mengkritik kinerja para menteri saat membuka rapat terbatas penanganan covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 3 Juli 2020. Jokowi mengeluhkan rendahnya penyerapan anggaran penanganan covid-19.

Pemerintah sudah menyiapkan anggaran penanganan covid-19 sebesar Rp 695 triliun. Namun, serapan anggaran baru berkisar 20 persen.

Sumber : midcom.id

  • BAGIKAN

Berita Lainnya

Edit Profil Sign Out

KARTU TANDA ANGGOTA

PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

No. KTA

3171.01.27061979.01.001

Nama

Arya Permana Graha

NIK

This is dummy copy

Jabatan Struktural

Jabatan Non Struktural

Tempat Lahir

Bukit Tinggi, Sumatera Barat

Tanggal Lahir

20 Januari 1965